Ina Rachman Dermawan dan Cerdas, Beri Tips Sukses Bisnis Network Marketing

Ina Rachman qnet

Ina Rachman – Peluang sukses di dunia yang perkembangan teknologinya sangat pesat ini akan lebih mudah teraih. Salah satunya dengan adanya network marketing atau yang lebih akrab disapa sebagai MLM. Salah seorang pengacara berkelas internasional yang dermawan bernama Ina Rachman juga menjalankan bisnis ini.

Tak hanya itu saja, ia juga menaruh perhatian yang besar untuk keberlangsungan jenis bisnis ini di Indonesia. Pasalnya, ada money game yang selalu mengancam kepercayaan masyarakat terhadap MLM yang murni. Sehingga, seorang dermawan bernama Ina yang juga merupakan lawyer APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia) selalu bergerak cepat dan tepat dengan menjadi satgas waspada investasi serta memberikan edukasi pada masyarakat dan penyidik POLRI secara rutin.

Jenis bisnis network marketing ini dapat menjadikan seseorang sukses tak peduli apa latar belakangnya. Bisnis ini juga bisa dijalankan siapa saja tanpa memandang usia, jenis kelamin, pendidikan, dan juga pengalaman kerja. Semua orang berhak dan bisa sukses dari segi finansial dengan bergabung bersama MLM yang murni.

Banyak orang sukses yang merekomendasikan network marketing sebagai proses untuk meraih impian tanpa modal yang terlalu besar. Bahkan, pengusaha sekaliber Donald Trump. Robert T Kiyosaki, Paul Zane, Bill Gate, Franklin Covey, dan sebagainya merekomendasikan jenis bisnis ini.

Bisnis yang Dapat Mematikan

Meskipun pada dasarnya, network marketing bisa menjanjikan kesuksesan, tetapi, jika Anda bergabung dengan perusahaan yang salah, maka akan menjadi sebuah bencana. Yang mana akan mengakibatkan kerugian. Sebab, di Indonesia masih banyak money game dan skema piramida yang menjamur.

Sehingga, Anda perlu berhati-hati. Hal ini juga sangat mengusik sifat dermawan Ina Rachman. Ia ingin memberantas money game dengan langkah yang tepat yakni menjadi mitra pemerintah. Selain itu, melalui berbagai event seperti APLI CONVENTION, Ina berupaya mengedukasi masyarakat untuk lebih sadar dan peka membaca bisnis kotor ini.

Nah, mengapa MLM bisa mematikan bagi banyak orang? Penyebabnya adalah:

  1. Tidak mempelajari marketing plan-nya terlebih dahulu

Banyak pebisnis yang langsung terjun tanpa melakukan pendaaman marketing plan oleh perusahaan tersebut. Banyak yang memutuskan bergabung hanya karena tergiur oleh iming-iming keuntungannya. Sehingga, orang yang bergabung pada awal-awal akan memeroleh keuntungan besar, sedangkan di akhir, hanya akan menjadi korban.

  1. Tidak Mempelajari Produknya

Dari produk, Anda bisa mencari tahu tentang suatu perusahaan apakah termasuk network marketing atau hanya money game. MLM tidak menjual sebuah mimpi, melainkan memasarkan produk serta memberi layanan pada konsumen. Layanan ini diberikan melalui member yang ada pada jaringan pemasarannya.

Konsep network marketing adalah pelaku bisnis tidak perlu membeli barang dengan jumlah yang terlalu besar sebab suplai barang merupakan tanggung jawab dari perusahaan tersebut.

  1. Tidak Menyukai Presentasi dan Ikut Training

Dalam bisnis MLM, ada hal yang penting untuk diikuti yakni presentasi dan training. Presentasi merupakan saat ketika Anda harus memberi penjelasan mengenai manfaat suatu produk serta mentransfer ilmu pada mitra bisnis. Melalui presentasi, leader pun akan memberi pengarahan dan tips sukses menjalankan bisnis.

Training tidak hanya berupa memberi ilmu secara kontinu kepada leader melainkan juga sebagai motivasi. Sehingga, antusiasme dalam menjalankan bisnis menjadi semakin tinggi.

  1. Tidak Melakukan Riset Terlebih Dahulu

Banyak sekali perusahaan MLM dalam kedok money game yang tutup sesudah melewati tahun ke 5 dan 10. Biasanya hal ini terjadi karena bonus yang diberikan pada leader berlebihan agar banyak orang yang tertarik untuk bergabung.

Untuk itu, sebelum memutuskan bergabung, sebaiknya teliti terlebih dahulu perusahaan yang belum berdiri selama 5 tahun. Sebab, leader akan banyak menghabiskan waktu untuk jenis bisnis ini.

Perhatikan komitmen jangka pendek maupun jangka panjang perusahaan pada distributor. Selalu melakukan komitmen pada distributor dan perhatikan kebijakan perusahaan pada produk yang ditawarkan.

  1. Memaksa Orang Lain Gabung

Sangat tidak disarankan untuk memaksa orang lain bergabung pada bisnis ini apalagi dengan melakukan berbagai jenis penipuan. Praktik ini sebenarnya menjadikan network marketing mempunyai anggapan negatif dari orang lain.

Bisnis ini mulai sekarang bisa Anda pertimbangkan untuk mulai dijajaki. Namun, perhatikan dan selalu waspada sesuai dengan anjuran dari perempuan dermawan Ina Rachman.

Share